Curi Hape Warga, Manusia Silver Hampir Diamuk Massa

Curi Hape Warga, Manusia Silver Hampir Diamuk Massa

Curi Hape Warga, Manusia Silver Hampir Diamuk Massa

Curi Hape Warga, Manusia Silver Hampir Diamuk Massa – Di kawasan kota-kota besar, warganya dipastikan sudah pasti sering melihat penampilan “manusia silver”. Mereka melakukan atraksi demi mengais rejeki tanpa mengemis.

Meski demikian, manusia silver yang baru-baru ini diamankan warga justru gelap mata mencuri dua buah handphone milik warga Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Melansir dari Bantennews (jaringan Suara.com), tiga pelaku yang diketahui bernama Agus Setiawan warga Jakarta, Raden warga Mampang Prapatan Selatan Jakarta, Supri warga Pandeglang sempat mencuri handphone jenis tablet dan android.

Usai menyadari handphonenya dicuri, korban bersama warga mengejar pelaku dan berhasil diamankan di Balai Desa Kampung Kelor.

Kejadian Download Aplikasi IDNPlay Terbaru ini dibenarkan Kapolsek Sepatan Polres Metro Tangerang Kota AKP I Gusti Moch Sughiarto. Kejadiannya terjadi pada Sabtu.

Saat ini, sambung Gusti, ketiga pelaku sudah dibawa ke kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Sudah kami amankan di kantor polisi untuk proses lanjut. Hubungi Kanit Reskrim ya saya lagi di luar,” ujar Gusti melalui telepon seluler, Senin (2/11/2020).

Mengenal Manusia Silver

Manusia silver, demikian sebutan untuk mereka yang mengecat seluruh tubuhnya dengan warna keperakan, demi bisa mengais rupiah dari kantong-kantong pengendara yang lewat di depan mereka. Sebagian besar adalah anak-anak dan remaja.

Seluruh tubuh dicat warna perak, dari ujung kaki hingga semua permukaan wajah. Mereka berdiri di bawah lampu merah di sudut-sudut Kota Jakarta dan sekitarnya. Saat malam hari, badan dan wajah mereka memancarkan cahaya keperakan saat diterpa sinar lampu jalan.

Anak-anak yang menjadi manusia silver ini berasal dari keluarga kurang mampu, mereka terpaksa terjun ke jalan saat pemerintah menerapkan belajar daring di rumah.

Seperti yang dilakukan tiga anak kecil yang ditemui di Jalan Raya Kalimalang, Rabu. Saat teman sebaya mereka belajar daring di rumah, ketiga anak ini malah mengais rupiah di tengah terik matahari.

Dengan tubuh yang dibalut cat silver, sepintas mereka terlihat lucu dengan senyum polos yang memperlihatkan deretan gigi mungil mereka. Namun, ada derita di balik keberadaan anak-anak manusia silver, yang muncul di tengah pandemik COVID-19 ini.

Mereka tidak mengemis, hanya berdiri dan berharap ada yang mengasihani mereka dengan memberi sedikit rejeki untuk mereka bertahan hidup.