Akibat Covid-19, Jumlah Kehamilan Tak Terencana di Filipina Melonjak

Akibat Covid-19, Jumlah Kehamilan Tak Terencana di Filipina Melonjak

Akibat Covid-19, Jumlah Kehamilan Tak Terencana di Filipina Melonjak

Akibat Covid-19, Jumlah Kehamilan Tak Terencana di Filipina Melonjak – Filipina melaporkan adanya peningkatan jumlah kehamilan di tengah tindakan pembatasan akibat pandemi virus corona.

Dilansir dari https://epl-int.com lonjakan angka kehamilan yang tak terencana dapat mencapai hampir 2,6 juta jika pembatasan tetap dilakukan hingga akhir tahun nanti.

Hasil penelitian dari Institus Kependudukan Universitas Filipina menunjukkan karantina juga mengakibatkan 60 kematian tambahan ibu dalam satu bulan.

Pasalnya pembatasan membuat dua juta lebih perempuan di Filipina terhalang untuk mendapatkan akses kebutuhan keluarga berencana.

“Angka-angka ini sendiri telah menjadi sebuah epidemi,” kata Aimee Santos, petugas program gender badan PBB di Filipina pada sidang Senat, Selasa.

Kepala komite badan perempuan, Senator Risa Hontiveros mengatakan sebagian besar masalah perempuan dan anak-anak menjadi tak terlihat selama pandemi virus corona.

“Sudah waktunya untuk menempatkan mereka di depan dan di tengah,” kata Risa.

Ia juga mendukung seruan agar lebih banyak pejabat perempuan yang ditempatkan di gugus tugas negara untuk menangani wabah Covid-19.

Negara yang memiliki populasi tertinggi kedua di Asia Tenggara ini mempertahankan ibu kota dalam pembatasan yang tak terlalu ketat hingga Oktober mendatang.

Berdasarkan data Worldometers, Filipina mencatatkan 311.694 kasus infeksi vrius corona dengan 5.504 kematian.

Per Rabu, (30/9), ada 2.426 tambahan infeksi baru dan 58 kasus kematian baru, menjadikan negara dengan 108,4 juta penduduk ini mengalami dampak pandemi paling parah se-Asia Tenggara.