Beberapa Kecamatan Di Garut Rawan Dilanda Kekeringan

kecamatan rawan kekeringan

Kekeringan – Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) kabupatan Garut, Jawa Barat baru saja menyebutkan ada 14 kecamatan yang rawan kekeringan terutama saat musim kemarau.

“Kami telah mendata dari 42 kecamatan ada 14 kecamatan, semuanya merata di Garut tengah, selatan, dan utara rawan kekeringan saat kemarau,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut Tubagus Agus Sopyan di Garut.

Baca Juga: Mengenal Teh Berkafein Asli Amerika Utara, Cassina

Agus juga menuturkan, BPBD Garut telah sipa untuk melakukan kajian dan siap untuk berkoordisnasi dengan pemangku kebijakan atau dinas terkait untuk mengantisipasi dan menanggulangi daerah yang akan terdampak kekeringan saat kemarau.

Seperti ancaman kekeringan pada sektor pertanian, kata Tubagus, BPBD Garut melaporkannya ke Dinas Pertanian, untuk selanjutnya dinas tersebut melakukan langkah antisipasi termasuk teknisnya.

“Nanti dinas pertanian akan menginventarisir daerah mana saja yang biasa dan akan ditanggulangi,” kata dia.

Tubagus menyampaikan, selain ke dinas pertanian, persoalan ancaman kekeringan juga dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut terkait saluran air maupun pemanfaatan irigasi di daerah rawan terdampak kekeringan.

Selanjutnya, kata dia, BPBD Garut berkoordinasi dengan Dinas Sosial. PDAM maupun Dinas Pemadam Kebakaran untuk bersiap mendistribusikan air bersih ke daerah permukiman penduduk yang mengalami kekeringan.

Permukiman Penduduk Rawan Kekeringan

“Dalam menghadapi musim kemarau ini, kami dari BPBD dan dinas terkait lainnya seperti PDAM. Dinas Damkar siap untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga,” ujar dia.

Ia menambahkan, upaya lain dalam mengatasi kekeringan di Garut . Yakni dengan menerapkan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang berfungsi untuk menjaga ketersediaan air di masyarakat. Program itu, lanjut dia, sudah berjalan di Garut dan telah memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama saat musim kemarau.

Baca Juga: Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan saat Bosen

“Seperti (kemarau) tahun 2019 tidak terlalu parah dampak kekeringannya. Karena kita semua bergerak, ketika ada warga yang butuh air, kita langsung suplai,” katanya.

Itulah tadi beberapa kecatan garut yang rawan dilanda kekeringan. Semoga dengan artikel diatas bisa menambah wawasan dan informasi terbau buat kamu.