Donald Trump Tak Mau Akui Kekalahannya, Joe Biden : Memalukan

Donald Trump Tak Mau Akui Kekalahannya, Joe Biden : Memalukan

Donald Trump Tak Mau Akui Kekalahannya, Joe Biden : Memalukan

Donald Trump Tak Mau Akui Kekalahannya, Joe Biden : Memalukan – Presiden AS terpilih Joe Biden menyebut Donald Trump memalukan karena tak mau mengakui kekalahannya di Pemilu AS.

Menurut Poker Deposit Pulsa 10000 Biden, sikap yang ditunjukan Trump adalah sikap yang memalukan dan menyebut sengketa yang dipersoalkan adalah hal yang tidak penting.

“Saya hanya menganggap ini memalukan, jujur saja,” kata Biden kepada wartawan di kota kelahirannya Wilmington, Delaware.

Satu pekan setelah pemilu AS, Trump tetap bungkam di Gedung Putih dengan terus merasa menang pemilu dan mengajukan gugatan kecurangan pemilu yang sejauh ini tidak didukung bukti yang kuat.

“Fakta mereka tak mau mengakui kami menang untuk saat ini adalah tidak banyak mempengaruhi perencanaan kami,” kata Biden seperti dikutip AFP.

Dalam rangkaian pembicaraan terakhirnya dengan para pemimpin dunia, Biden sudah berbicara dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin.

Ketika ditanya apa pesan dia kepada mereka, Biden menjawab, “Saya beri tahu mereka bahwa Amerika sudah kembali. Kami akan kembali ke permainan,” ucapnya.

Trump sendiri masih bersikukuh menang. Pada Selasa (10/11/2020) kemarin dia mencuit, “Kita Akan Menang!”, menunjuk kepada gugatan hukumnya yang ternyata tidak berhasil. “Perhatikan Kecurangan Penghitungan Suara Besar-besaran.” katanya.

Biden mengatakan tuduhan adanya kecurangan dalam pemilu yang dilontarkan Trump serta mengklaim dirinya sebagai pemenang adalah tindakan memalukan dan tidak akan mengubah dinamika dari rencana transisi.

“Saya pikir itu tidak akan membantu warisan presiden,” kata Biden kepada wartawan tentang penolakan Trump untuk menyerah pada konferensi pers.

“Saya tahu dari diskusi saya dengan para pemimpin asing sejauh ini, bahwa mereka berharap lembaga demokrasi Amerika Serikat dipandang kuat dan bertahan,” imbuhnya.

“Semuanya akan membuahkan hasil pada 20 Januari,” ucap Biden, merujuk pada tanggal pelantikannya seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (11/11/2020).