Kebiasaan Ramah Lingkungan Masyarakat Jepang

Kebiasaan Ramah Lingkungan Masyarakat Jepang

Jadi Negara Bersih, Ini Kebiasaan Ramah Lingkungan Masyarakat Jepang

Kebiasaan Ramah Lingkungan Masyarakat Jepang – Jepang terkenal dengan negerinya yang asri. Kota-kota di negara ini tampak bersih dan sangat terawat. Jarang terlihat adanya coretan di dinding atau orang yang membuang sampah sembarangan. Padahal, tidak ada petunjuk atau larangan membuang sampah di sekitarnya.

Kamu mungkin sudah gak asing lagi dengan negara Jepang. Begitu mendengar nama negara ini, pikiranmu mungkin akan langsung tertuju pada anime, sakura, sushi, negeri matahari terbit, dan masih banyak lagi.

Jepang memang punya banyak keunikan, mulai dari budaya, kuliner, musik, film, gaya hidup masyarakatnya, dan masih banyak lagi. Salah satu gaya hidup masyarakat Jepang yang harus kamu tahu adalah kebiasaan ramah lingkungan.

Yuk, simak beberapa kebiasaan orang Jepang yang perlu kamu contoh!

  • Memilah sampah berdasarkan jenisnya dan daur ulang!

Di Jepang, dikenal istilah Gomi Toban, yaitu seni memisahkan sampah berdasarkan jenisnya. Jepang memiliki sistem pembuangan sampah yang membantu orang memilah sampah dengan baik.

Dikutip dari jpninfo.com, tiap daerah di Jepang punya sistem pemilahan sampah sendiri. Misalnya, sistem kota tertentu dapat memilah sampah menjadi sampah yang bisa dibakar (kantong merah), gak bisa dibakar (kantong biru), serta kertas, plastik, kaleng, karton, styrofoam, botol PET, baterai, pecahan kaca, dan lain-lain (kantong putih).

Setelah sampah-sampah tersebut diklasifikasikan, sampah yang bersifat “reycycleable” akan dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang.

  • Lebih memilih menggunakan transportasi massal

Meski harga kendaraan di Jepang relatif murah, tapi banyak orang Jepang yang lebih memilih menggunakan kendaraan umum. Selain karena biaya pajak dan parkir yang menguras kantong, warga Jepang lebih memilih kendaraan umum seperti bis dan kereta karena fasilitas yang baik dan tepat waktu.

Menggunakan transportasi umum tentu saja gak hanya mengurangi polusi udara dan emisi gas rumah kaca, tapi juga kemacetan lalu lintas. Nah, apa kamu masih malu menggunakan transportasi umum yang lebih ramah lingkungan?

  • Menjaga kebersihan lingkungan

Kalau pernah traveling ke Jepang, kamu mungkin gak menemukan sampah berserakan di jalanan atau ruang publik lainnya di negeri itu. Karena sangat menjaga kebersihan lingkungan, orang Jepang gak akan membuang sampah sembarangan.

Ketika orang Jepang sedang berada di ruang publik dan ternyata gak menemukan tempat sampah, mereka akan membawa sampah mereka kembali ke rumahnya. Setibanya di rumah, mereka baru akan membuangnya di kotak sampah mereka sendiri atau mendaur ulang sampah tersebut.

Dilansir triplelights.com, budaya kebersihan orang Jepang ini sudah ditanamkan sejak mereka masih duduk di bangku sekolah. Di sekolah, siswa Jepang diharuskan membersihkan kelas mereka sendiri sebagai bagian dari aktivitas sekolah.

  • Hemat air

Setiap harinya, orang Jepang menghabiskan banyak air untuk keperluan mandi dan toilet, dikutip dari news.nost.jp. Meski begitu, air gak pernah terbuang sia-sia di negeri sakura.

Dilansir inournaturemag.com, dalam sebuah rumah beranggotakan empat orang, bak air yang sama bisa dipakai kira-kira 5 kali. Ini karena mereka menggunakan teknologi pendaur ulang air. Tabung yang terhubung dengan saluran air kamar mandi akan menyedot air bekas sehingga bisa digunakan lagi.

Kalau kamu belum punya teknologi secanggih itu di rumahmu, tentunya kamu juga tetap bisa hemat air dengan mengurangi penggunaan air yang gak perlu.

  • Gemar berjalan kaki

Sudah bukan rahasia lagi kalau banyak warga Jepang yang hobi berjalan kaki dalam kesehariannya. Memang, trotoar atau jalur khusus pejalan kaki dan udara segar di Jepang sangat mendukung warganya untuk berjalan kaki untuk mencapai tujuan mereka.

Meski begitu, kebiasaan berjalan kaki orang Jepang sudah tertanam sejak bangku sekolah. Sejak SD, anak-anak di Jepang sudah dibiasakan orang tuanya untuk pergi ke sekolah dengan berjalan kaki, tanpa diantar kendaraan pribadi atau bahkan ditemani orangtuanya.

Ternyata, ada begitu banyak kebiasaan ramah lingkungan masyarakat Jepang yang bisa kamu teladani sebagai warga Indonesia. Meskipun ada beberapa hal yang mungkin belum kita miliki, seperti teknologi pengolahan air canggih di rumah serta kenyamanan trotoar dan sistem transportasi publik, namun jangan hal tersebut menjadi penghalang kita untuk bersikap ramah lingkungan.

Kamu bisa melakukan kebiasaan-kebiasaan baik di atas untuk dirimu sendiri dahulu, lalu menularkannya kepada orang di sekitarmu. Yuk, sayangi lingkungan!