Malaysia kenakan denda bagi masyarakat yang tak bermasker

Malaysia kenakan denda bagi masyarakat yang tak bermasker

Malaysia kenakan denda bagi masyarakat yang tak bermasker

Malaysia kenakan denda bagi masyarakat yang tak bermasker – Pemerintah Malaysia menerapkan peraturan wajib menggunakan masker mulai awal agustus.

Sangsi itu berupa denda RM1000 atau Rp3,4 juta bagi yang ketahuan tidak menggunakannya. Tak terkecuali siapapun.

kewajiban menggunakan masker tersebut berlaku di transportasi umum dan di kawasan penuh orang seperti pasar tani, pasar raya (supermarket), taman rekreasi serta tempat wisata.

Mereka yang diketahui tidak mematuhi aturan tersebut bakal dikenai hukuman denda RM1.000 sesuai Undang-Undang Pencegahan dan Pengawalan Penyakit Berjangkit 1988 (Undang-Undang 342).

Tempat-tempat umum yang dimaksud adalah pasar malam, pasar tradisional, supermarket, daerah wisata dan bioskop. Tempat terbuka yang ramai serta transportasi publik pun diwajibkan untuk menggunakan masker.

Kewajiban memakai masker bagi turis dan warga serta hukuman denda diterapkan mulai bulan Agustus. Peraturan itu juga diumumkan melalui akun Twitter Kementerian Kesehatan Malaysia.

Sementara itu, untuk penggunaan masker di kendaraan pribadi tidak diwajibkan. Tidak menggunakan masker di ruangan luas yang menerapkan jaga jarak juga diperbolehkan.

Tadinya penggunaan masker di kendaraan pribadi adalah wajib. Bahkan banyak warga yang kena denda. Kini, pemerintah Malaysia menyilakan warga yang sudah pernah kena sanksi untuk refund denda.

Kementerian Malaysia akhirnya merekomendasikan penggunaan masker karena dinilai bisa mengurangi risiko infeksi virus Corona hingga 65 persen dan jarak sosial dapat mengurangi risiko penularan hingga 70 persen.

Adapun negara-negara yang sudah bisa masuk ke Malaysia adalah Singapura, Brunei Darussalam, Australia, New Zealand, Jepang dan Korea Selatan.

Covid belum sepenuhnya hilang

“Mengenakan masker wajah bisa mencegah gelombang kedua virus. Pengorbanan in diperlukan dari semua orang, setidaknya sampai vaksin siap,” kata Noor Hisham.

HO juga telah menyarankan orang untuk memakai masker di depan umum di mana ada transmisi komunitas dan ketika tidak memungkinkan menjaga jarak.

Bahkan ada insiden di mana pelancong yang kembali melanggar karantina rumah wajib mereka. Hal ini diidentifikasi oleh gelang pelacak mereka, mereka terlihat makan di restoran ketika mereka seharusnya di rumah.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan di halaman Facebook The Star pada 21 Juli menemukan bahwa 41.200 dari 45.700 orang yang memberikan suara setuju untuk membuat masker wajah wajib di area publik.