Masjid Semarang, Keren Banget untuk Tujuan Wisata Religi

Masjid Semarang, Keren Banget untuk Tujuan Wisata Religi

Tujuan Wisata Religi

Tujuan Wisata Religi – Kota Semarang sering dikenal dengan kekayaan wisata kuliner dan belanja yang asyik. Namun, kota ini juga memiliki tawaran wisata religi yang sayang banget kalau sampai dilewatkan. Banyak masjid yang artistik, unik, dan beda dibanding masjid-masjid lain, sehingga wajib untuk dikunjungi.

Baca juga : Destinasi Wisata dengan Mitos Putus Cinta, Jangan Ajak Pacar!

Nah, kalau kamu lagi jalan-jalan live22 apk di Semarang, wisata religi bisa jadi pilihan yang asyik. Apalagi ketika Ramadan.

Kamu bisa menunggu waktu buka puasa dengan mengunjungi masjid-masjid yang keren abis! Gak hanya indah, tapi juga membuat hati lebih adem dan nyaman.

Masjid Kapal Mahtera Nabi Nuh

Masjid ini sebenarnya bernama Safinatun Najah. Namun, masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan Masjid Kapal Bahtera Nabi Nuh, karena bentuknya yang menyerupai kapal.

Bagian bawahnya terdapat kolam kecil yang mengelilingi masjid, sehingga bangunan ini seperti kapal yang sedang terapung. Masjid unik ini dibangun oleh Kyai Achmad di Jalan Kyai Padak, Ngaliyan.

Baca juga : Menag Kirim Surat Pembatalan Haji Indonesia

Panjangnya sekitar 50 meter, lebar 17 meter, tinggi 14 meter, dan terdiri dari tiga lantai. Lantai satu berupa balai pertemuan, masjid di lantai dua, dan lantai tiga berupa balai kerja.

Masyarakat umum bisa menggunakan ruang pertemuan di lantai satu untuk hajatan atau acara-acara yang sifatnya sosial. Menariknya, semuanya tanpa dipungut biaya alias gratis.

Masjid Besar Kauman

Masjid ini awalnya bernama Masjid Agung Semarang seperti yang tertulis di gerbangnya. Namun, kini lebih dikenal dengan nama Masjid Besar Kauman. Seperti namanya, masjid ini berada di Kampung Kauman.

Dulu, lokasi masjid Masjid Besar Kauman berada di depan alun-alun Kota Semarang. Namun, alun-alun berubah menjadi kawasan komersil dengan ditandai berdirinya Pasar Johar dan Pasar Yaik pada 1938. Sekarang, masjid besar ini dikepung gedung-gedung dan pemukiman padat.

Baca juga : Pantai Terindah di Indonesia, Wajib Singgahi!

Sejarah mencatat Masjid Besar Kauman menjadi satu-satunya masjid di Indonesia yang berani mengumumkan kemerdekaan Indonesia secara terbuka, selang sejam setelah Soekarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan.

Masjid ini dibangun pada 1749 dengan arsitektur tektonika berupa struktur tumpang dengan lima pilar penyangga. Gaya ini mirip bangunan-bangunan pada masa pra-Islam di Jawa.

Masjid Taqwa Sekayu

Mirip Masjid Demak, karena bangunannya sama-sama bergaya Hindu-Islam dengan empat saka tatal atau tiang yang disusun dari serpihan kayu. Ciri khasnya yang lain adalah bentuk atapnya yang tiga susun.

Masjid Taqwa Sekayu dipercaya sebagai yang tertua di Jawa Tengah. Didirikan pada 1413 atau tujuh tahun sebelum Masjid Agung Demak berdiri pada 1420 M.

Konon, Masjid Sekayu dibangun oleh Kiai Kamal, seorang ulama asal Cirebon, atas perintah Sunan Gunung Jati. Awalnya, masjid ini sangat sederhana.

Lantainya berupa tanah dan atapnya dari rumbia. Namun, setelah beberapa kali direnovasi, masjid berubah jadi lebih megah.

Menariknya, Masjid Sekayu sempat beberapa kali berpindah karena mengikuti kantor kabupaten. Pada zaman dulu, kantor kabupaten harus berhadapan dengan masjid. Sebelum di Kampung Sekayu, masjid bersejarah ini pernah berada di kawasan Bubakan dan Gabahan.

Masjid Agung Jawa Tengah

Agung Jawa Tengah berdiri di atas lahan seluas 7.500 meter persegi dan mampu menampung sekitar 16.000 jemaah. Masjid ini memiliki bermacam fasilitas, antara lain auditorium, perpustakaan, penginapan, museum budaya Islam, resto, dan arena bermain untuk anak-anak.

Dibangun dengan memadukan arsitektur gaya Roma, Jawa, dan Arab. Gaya Romawi ditandai dengan 25 pilar di pelataran masjid yang mirip koloseum Athena dengan hiasan kaligrafi yang melambangkan 25 nabi dan rasul.

Dilengkapi pula enam payung hidrolik yang berjajar di halaman utama. Ketika ke sini, kamu serasa sedang datang ke Masjid Nabawi di Mekkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *