Menag Kirim Surat Pembatalan Haji Indonesia

Menag Kirim Surat Pembatalan Haji Indonesia

Menag Kirim Surat Pembatalan Haji Indonesia ke Arab Saudi

Menag Kirim Surat Pembatalan Haji Indonesia ke Arab Saudi – Menteri Agama (Menteri) Fachrul Razi mengatakan ia telah mengirim surat kepada pemerintah Arab Saudi pada output potensial peziarah dibatalkan dari Indonesia pada tahun 2020. Surat tersebut dan dikirim ke Arab Saudi hari ini.

“Ini telah dikomunikasikan oleh kedutaan, tapi surat resmi hanya memberitahu kami hari ini, karena kami juga telah diminta untuk membantu pemerintah Saudi untuk tidak mengeluarkan undangan visa dan visa secara independen. Tapi belum ada respon”.

Fachrul mengatakan pembahasan seminar melalui penerapan aplikasi IDNPoker Deposit Pulsa Indosat siaran langsung Zoom, Selasa.

“Ya, risiko sebenarnya satu, yang akan berangkat tahun ini sisa-sisa yang akan dirilis tahun depan. Risikonya adalah bahwa tahun depan dipaksa untuk mengubah di tahun depan jadi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Fachrul juga mengatakan kemungkinan kemungkinan output peziarah pada 2021 akan mencoba untuk menekan Arab Saudi untuk meningkatkan kuota bagi calon jamaah haji dari Indonesia.

“Bahkan, kami akan selalu mencoba untuk memiliki biaya tambahan, meskipun enggak meyakinkan jika ada biaya tambahan tentu saja, tidak sebanyak yang diharapkan,” katanya.

Pemerintah melalui Kementerian Agama sebelumnya telah memutuskan untuk membatalkan keluar dari jamaah potensial pada tahun 2020 karena Covid-19 pandemi yang tidak berkurang. Kebijakan ini dianggap yang terbaik, meskipun beberapa pihak menyayangkan pembatalan ini.

Ibadah haji merupakan ritual umat Islam

“Jika saya mencari beberapa entri yang berada di Amerika Serikat, kebanyakan negara sangat memahami keputusan ini untuk keselamatan semua dan untuk waktu persiapan yang baik haji dapat membuat sebanyak mungkin,” katanya.

Mantan wakil komandan dukungan TNI pembatalan haji Indonesia 2020 keberangkatan mempengaruhi peziarah potensi THES di tahun-tahun berikutnya. Bagi calon jamaah haji yang telah begitu sukses pada tahun 2020 ditunda sampai 2021 dan seterusnya.

“Pada tanggal 25 Mei kita akan memiliki kepastian hukum untuk pembatalan ini. Kami meminta Pak Menkumham, mengirimkan surat resmi. Kemudian, pada 27 Mei, yang membalas dengan mengatakan semua hak-hak Menteri Agama. Dalam surat itu juga hukum dan aturan lain dalam daftar, “kata Fachrul.

Tentang pertemuan dan komunikasi dengan Komisi VIII, karena ia tidak pernah dilakukan. Dia bahkan mengundang rapat kerja yang akan digelar pada tanggal 2 Juni. Rastro Parlemen ditunda sampai tanggal 4 Juni, dua hari setelah pembatalan haji 2020 Depag memutuskan.

Fachrul masih mengklaim banyak informasi yang paling benar-benar memahami keputusan ini pembatalan. Fachrul mengatakan dia tidak bisa menunda kebijakan pembatalan haji rencana awalnya memutuskan pada 1 Juni. Beralasan jika ditunda hingga 4 Juni, masyarakat akan menunggu lama.

“Tapi sekali lagi, saya harus mengambil risiko karena saya harus menyelamatkan muka pemerintah. Jangan biarkan batas waktu pertama Juni setelah 2 Juni belum diumumkan. Kemudian, dampaknya tidak baik untuk pemerintah, mengatakan, “kata Fachrul.

Tidak hanya tentang pembatalan potensi pemberitahuan jamaah dari Indonesia tahun ini, surat itu juga menyebutkan Fachrul telah meminta pemerintah Saudi tidak mempublikasikan visa pengunjung setiap bagi warga negara Indonesia tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *