Mitos yang Sering Dipercaya Masyarakat

Mitos yang Sering Dipercaya Masyarakat

Mitos tentang Maag yang Sering Dipercaya Masyarakat, Sudah Tahu?

Mitos yang Sering Dipercaya Masyarakat – Kamu pernah mendengar bahwa penderita maag sebaiknya tidak berpuasa agar penyakit tidak kambuh? Apakah anggapan tersebut benar? Sakit maag atau dalam bahasa medis dikenal dengan sebutan gastritis, merupakan penyakit yang umum dan banyak diderita orang.

Namun meski sudah menjadi penyakit umum dikalangan masyarakat, tanpa disadari masih banyak masyarakat yang meyakini mitos-mitos seputar penyakit maag ini. Biar gak salah kaprah terus, geneannsyarns.com langsung mnegupas mitos tentang maag yang sering dipercayai masyarakat.

Sakit maag bukan merupakan penyakit serius tanpa perlu penanganan khusus

Saking umumnya penyakit ini dikalangan masyarakat, banyak yang mengira jika penyakit maag bukanlah penyakit yang serius dan perlu tindakan khusus. Padahal jika gejala maag yang dirasakan dibiarkan semakin lama tanpa penanganan serius, akan menyebabkan resiko terjadinya kanker perut.

Mengonsumsi yogurt dapat menimbulkan gejala maag karena rasanya yang asam

Selain susu, makanan olahan susu fermentasi yakni yogurt ini sering dikatakan menjadi penyebab munculnya gejala maag. Faktanya yogurt sangat baik untuk penderita maag karena asam yang dimiliki yogurt merupakan asam laktat yang justru dapat menyembuhkan luka pada dinding lambung.

Banyak Sekali Beredar Anggapan yang Salah Seputar Maag dan Puasa

Penderita maag tidak boleh berpuasa

Bagi penderita maag, hal ini menjadi tantangan tersendiri, apalagi banyak masyarakat yang berpikir jika penderita maag tidak boleh sampai terlambat untuk makan. Oleh sebab itu, banyak masyarakat yang berspekulasi jika penderita maag tidak bisa berpuasa.

Namun untuk pasien yang memiliki gejala yang serius, disarankan untuk tidak berpuasa atau dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum berpuasa.

Meminum susu dapat membuat maag kambuh

Banyak sekali perdebatan jika meminum susu, dapat memicu gejala maag menjadi kambuh. Faktanya kandungan susu seperti lemak, karbohidrat, laktosa, kalsium, fosfor, vitamin A dan D, serta kandungan lainnya mudah dicerna dan baik untuk sistem pencernaan dalam tubuh.

Maag hanya diderita orang tua atau orang dewasa

Tak sedikit masyarakat yang mengira jika penyakit maag hanya diderita oleh orang dewasa. Menurut studi klinis menunjukkan bahwa H. Pylori ditemukan di seluruh dunia terutama pada negara-negara berkembang, di mana 10 persen anak-anak dan 80 persen orang dewasa, kemungkinan memiliki infeksi H. Pylori yang menjadi penyebab penyakit maag.

Nah itulah dia mitos seputar penyakit maag yang sering dipercayai oleh masyarakat. Jadi, tetap jaga kesehatan dan konsultasikan kepada dokter jika merasa gejala maag kamu semakin parah ya!