Rambut dan Janggut Nabi Muhammad SAW di Serang

Rambut dan Janggut Nabi Muhammad SAW di Serang

Rambut dan Janggut Nabi Muhammad SAW di Serang

Rambut dan Janggut Nabi Muhammad SAW di Serang – Di Museum Arkeologi Kompleks Situs yang terletak di Kesultanan Banten, bahwa berbagai benda atau artefak Nabi Muhammad ditampilkan. Pengunjung dapat melihat peninggalan Nabi Muhammad dan para sahabatnya.

Ada sandal atau sepatu kulit, karet atau kayu.

helai Nabi Muhammad juga dapat dilihat di Museum Arkeologi situs.

Digambarkan di atas adalah mantan darah Nabi Muhammad setelah berbekam. Bekam adalah metode pengobatan yang disarankan Nabi Muhammad.

Gambar diatas adalah pedang sahabat Nabi, Khalid bin Walid. Pedang panglima perang yang paling ditakuti di medan perang joker123 deposit pulsa.

Artefak atau peninggalan Nabi Muhammad telah diberikan sertifikasi Saudi Komisi Pariwisata dan Purbakala. Warga bersedia antri di museum untuk melihat peninggalan nabi. Hari ini adalah hari terakhir pameran artefak dari Nabi Muhammad. Warga dari berbagai daerah di Banten berbondong-bondong ke situs.

“Kapan lagi bisa melihat peninggalan nabi,” kata warga Pandeglang Saparudin.

Dia memberitahu artefak dari warisan nabi di tengah berziarah ke Demak. Dia segera membawa anaknya untuk melihat peninggalan Nabi Muhammad.

“Saya tidak ada di rumah pertama, di sini,” kata Saparudin

“Menghapus penuh kerinduan pada nabi,” katanya. Dia mengatakan ini adalah kesempatan yang unik untuk lebih dekat dengan Tuhan.

BANTEN antusiasme sipil untuk melihat artefak dari Nabi Muhammad begitu besar. Ribuan orang berkumpul di Museum of Antiquities di kompleks situs Kesultanan Banten.
Seorang pengunjung bernama Saparudin rela antri berdesak-desakan meskipun matahari begitu berombak. “Kapan lagi bisa melihat peninggalan Nabi”, kata warga Pandeglang ini.

Hari ini adalah hari terakhir pameran artefak dari Nabi Muhammad. Warga dari berbagai daerah di Banten berbondong-bondong ke situs.

Nabi Muhammad artefak informasi ditempatkan di tengah-tengah ziarah ke Demak. Dia segera membawa anaknya untuk melihat peninggalan Nabi Muhammad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *