Tembok Perbatasan Trump Runtuh Diamuk Badai Hanna

Tembok Perbatasan Trump Runtuh Diamuk Badai Hanna

Tembok Perbatasan Trump Runtuh Diamuk Badai Hanna

Tembok Perbatasan Trump Runtuh Diamuk Badai Hanna – Bangunan dari tembok perbatasan Amerika Serikat(AS)-Meksiko di Texas Selatan runtuh diamuk badai Hanna yang sangat kuat. Badai Hanna menerjang pesisir Teluk Texas pada Sabtu waktu Amerika Serikat di tengah ancaman lonjakan kasus Covid-19.

AP menyebut, badai Hanna bukan hanya membawa angin kencang dan hujan deras, tetapi juga menyebabkan sejumlah longsor dan potensi terjadi tornado. Longsor pertama terjadi pada Sabtu pukul 5 sore di Port Mansfield sepanjang 15 kilometer.

Kemudian longsor kedua terjadi di sebelah timur wilayah Kenedy. Badai Atlantik pertama pada 2020 tersebut terjadi dalam Kategori 1 dan tercatat menghempas daratan Texas dengan kecepatan angin maksimum mencapai 145 kilometer per jam.

Pada Sabtu malam, dilaporkan kecepatan melemah menjadi 137 kilometer per jam. AP menyebut banyak tempat di Texas, termasuk di daerah yang terhempas badai Hanna, menghadapi penambahan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.Runtuhnya bangunan kebanggan Presiden Donald Trump itu menjadi bahan cemohan.

Bagian dari tembok perbatasan Amerika Serikat(AS)-Meksiko di Texas Selatan runtuh diamuk badai Hanna yang sangat kuat. Runtuhnya bangunan kebanggan Presiden Donald Trump itu menjadi bahan ledekan.

“Demi amarah alam, tidak ada perbatasan,” tulis Yadith Valdez, salah satu warga yang membagikan video runtuhnya tembok perbatasan Trump tersebut sebelum akhirnya video itu viral.

Banyak kritikus Presiden Trump bersukacita, melihatnya sebagai campur tangan Tuhan dan pertanda runtuhnya pemerintahan Trump.

Belum jelas lokasi tepatnya di mana video itu direkam, namun pada awal bulan ini bagian tembok perbatasan yang dibangun secara pribadi di Texas Selatan dikritik karena terletak terlalu dekat dengan sungai Rio Grande dan sudah menunjukkan tanda-tanda erosi hanya beberapa bulan setelah tembok berdiri.

Trump pada saat itu menjauhkan diri dari inisiatif pribadi tertentu, meskipun pemerintahannya dilaporkan memberi kontrak kepada kontraktornya senilai USD1,7 miliar untuk membangun lebih banyak tembok perbatasan.

“Saya tidak setuju dengan mengerjakan bagian tembok yang sangat kecil ini, di daerah yang rumit, oleh kelompok pribadi yang mengumpulkan uang dari iklan…Seharusnya dibangun seperti sisa tembok, 500 mil lebih,” tulis Trump di Twitter pada 13 Juli .

“Itu hanya dilakukan untuk membuat saya terlihat buruk, dan sekarang bahkan tidak berfungsi,” lanjut Trump.

Salah satu warga yang membagikan video runtuhnya tembok perbatasan Trump Yadith Valdez menuliskan Demi amarah alam, tidak ada perbatasan.

Banyak kritikus Presiden Trump bersukacita, melihatnya sebagai campur tangan Tuhan dan pertanda runtuhnya pemerintahan Trump. Ada juga nitizen yang “Singkatnya Administrasi Trump,” tulis pengguna akun Twitter @WontGetFooled.

Pengguna akun Twitter @MMcNett yang juga berbagi video viral tersebut menulis; “Saya harap tembok Trump masih dalam garansi. Saya benci melihat Meksiko harus membayar untuk yang kedua kalinya.”

“Saya punya lelucon tentang tembok Trump tetapi akan berantakan sebelum rampung,” ledek seorang warga bernama Philip Germain via akun Twitter @Philip_Germain, Senin.